- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Baru Dibuka, Alun-alun Pati Langsung Diserbu Pengunjung
29 NOVEMBER 2019, 14: 15: 59 WIB | EDITOR : ALI MUSTOFA
IKONIK: Salah satu sudut Alun-alun Pati dihiasi kuluk dan keris yang menjadi ikon kota. Pusat Kota Bumi Mina Tani ini, mulai dibuka kemarin siang. (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)
PATI, Radar Kudus – Proyek Alun-alun Pati diresmikan besok (30/11). Namun H-2 sebelum peresmian kemarin, pusat Kota Mina Tani itu, sudah mulai dibuka. Pekerja membuka pagar proyek dari galvalum yang menutupi alun-alun selama enam bulan dikerjakan. Pembukaan pagar ini, membuat warga yang melintas mampir untuk berswafoto.
Salah satu siswa SMKN 1 Pati Ladys mengaku penasaran dengan alun-alun, karena sudah viral di media sosial selesai dikerjakan. Sebelumnya, dia penasaran yang setiap hari melintas tak bisa melihat dan masuk karena dikunci pagarnya. Setelah pagarnya kemarin dibuka, sepulang sekolah ia tak ingin ketinggalan dan langsung berfoto-foto bersama teman-temannya.
”Mumpung pertama dibuka. Jadi, saya langsung mampir saja saat pulang sekolah. Memang lebih wah setelah diperbaiki. Banyak spot foto instagramable di alun-alun. Langsung saja tadi foto-foto sama temen,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.
PERSIAPAN PERESMIAN: Para siswi berlatih tari kolosal di lapangan Alun-alun Pati kemarin. (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)
Selain diserbu netizen, alun-alun juga digunakan untuk latihan tari kolosal siswa yang akan pentas pada peresmian alun-alun. Jadi, lebih ramai. Petugas Satpol PP Pati terus berpatroli untuk berjaga-jaga. Juga imbauan kepada masyarakat untuk tertib parkir dan tak menginjak tanaman.
Terpisah, Sekda Pati Suharyono mengatakan, alun-alun memang mulai dibuka kemarin siang. Karena Jumat (29/11) pagi akan digunakan untuk upacara Peringatan Hari Korps Pegawai Negeri (Korpri). Selanjutnya, Sabtu (30/11) baru dilaksanakan peresmian oleh Bupati Pati Haryanto ditandai dengan pemecahan rekor Muri minum kopi organik 15 ribu cup.
”Setelah pagarnya dibuka, kami meminta kepada masyarakat untuk menahan diri menginjak rumput alun-alun. Kami sudah menerjunkan petugas Satpol PP untuk berjaga-jaga. Supaya rumput tidak diinjak-injak, karena pertumbuhannya belum maksimal,” jelasnya.
Proyek pembangunan alun-alun sebenarnya sudah selesai dikerjakan 5 Oktober lalu. Namun, pagar proyek belum dibuka. Supaya rumput dan tanaman lain tumbuh dengan baik. Sebab, rumput alun-alun tersebut perawatannya sulit. Tidak seperti rumput biasa. Proyek senilai Rp 8,8 miliar itu, selesai tepat waktu. Deadline bisa dipenuhi, karena rekanan mengebut pekerjaannya.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar